Mengakui Kesalahan
Assalamu ‘alaikum Wr.Wb Mbak, bagaimana ya agar Kita menjadi orang yang berani mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada orang lain (I...
https://randysofyanshare.blogspot.com/2013/05/mengakui-kesalahan.html
Assalamu ‘alaikum Wr.Wb
Wa’alaikumussalam Wr.Wb.
Dik Ina yang baik,
Meminta maaf merupakan salah satu hal yang paling sulit dilakukan
orang. Walaupun seseorang menyadari kesalahannya kepada orang lain,
meminta maaf bukanlah perkara mudah. Ada rasa gengsi, sombong yang
menghalangi seseorang untuk bisa berkata, “Aku minta maaf.” Hal ini karena diri merasa besar, sehingga malu dan tidak bersedia meminta maaf.
Dik Ina yang baik,
Manusia tempat salah dan khilaf. Sebaik-baik manusia bukanlah yang
tidak pernah berbuat kesalahan. Manusia terbaik adalah seseorang yang
segera menyadari kesalahannya, memohon maaf dan berusaha tidak
mengulanginya lagi. Seseorang yang memiliki kelembutan hati, ia akan
mudah menyadari kesalahannya. Agama mengajarkan kita untuk segera
meminta maaf ketika menyadari kesalahan. Kita beristighfar, mohon ampun
kepada Allah segera setelah menyadari adanya perbuatan dosa, kekeliruan,
niat yang buruk yang sempat muncul dan kita lakukan. Kita juga
bersegera mendatangi orang yang terlanjur tersakiti akibat perbuatan
kita dan meminta maaf darinya. Dengan meminta maaf, kita sebenarnya
sedang menyelamatkan diri kita dan berusaha menghapus kesalahan yang
telah terjadi.
Dik Ina yang baik,
Mengakui kesalahan adalah awal dari sebuah perbuatan besar.
Mempertanggungjawabkan kesalahan yang kita perbuat adalah langkah menuju
kebahagiaan. Kesalahan akan menjadikan kita gelisah, dipenuhi rasa
takut. Mengakui kesalahan akan menjadikan kita merasa tenang, tidak
dihantui rasa bersalah. Mengakui kesalahan tidak akan menjadikan
seseorang menjadi rendah, sebaliknya ia telah berani bersikap besar.
Dik Ina yang baik,
Seseorang akan ringan melakukan sesuatu jika sudah terbiasa. Biasakan
segera meminta maaf atas apapun yang kita rasa tidak tepat. Misalkan
kita terlambat 5 menit untuk menghadiri suatu janji
dengan teman, mintalah maaf atas keterlambatan tersebut meskipun teman
kita bisa saja menganggap tidak ada masalah. Ketika kita berbicara
sesuatu yang bisa menyinggung orang lain, segeralah minta maaf jika kita
menyadarinya, meskipun orang yang kita khawatirkan tersinggung bisa
jadi tidak merasa apa-apa. Dengan cara ini kita berusaha mengikis ego
pribadi, meruntuhkan rasa ingin dihormati, dan berhati-hati dalam
bertindak.
Dik Ina yang baik, semoga Allah SWT memasukkan cahaya keimanan kepada
kita, sehingga hati kita sangat takut berbuat dosa dan maksiat kepada
Allah SWT, mudah menyadari kesalahan, serta mudah meminta maaf.[]




