Tuduh Ustadz Ba'asyir berbisnis Narkoba, Munarman : Eva Sundari tukang fitnah dan Islamophobia
JAKARTA - T uduhan terhadap Amir jama'ah Anshor...
https://randysofyanshare.blogspot.com/2012/07/tuduh-ustadz-baasyir-berbisnis-narkoba.html
JAKARTA - Tuduhan
terhadap Amir jama'ah Anshorut Tauhid (JAT) Ustadz Abu Bakar Ba'asyir
yang dilakukan oleh anggota DPR Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari, menurut
Ketua An Nashr Institute sangatlah wajar karena perempuan tersebut
menurutnya terbiasa menyebarkan berita bohong dan benci terhadap Islam.
"Eva sundari itu tukang fitnah dan mengidap penyakit Islamophobia" Kata Munarman, SH kepada arrahmah.com, Jakarta, Jum'at (6/7).
Lanjut Ketua bidang Nahi Munkar FPI ini, Eva merupakan anggota LSM
asing asal Amerika Serikat sehingga tidak heran akan berbicara seperti
itu.
"Dia lama bekerja di Asia Foundation, lembaga milik AS. Jadi,
mestinya kita tahu lah siapa dia dan omongannya pesanan dari siapa"
ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Eva K. Sundari merupakan Project Officer dan
konsultan di Asia
Foundation periodesasi 2002-2005 dan sekarang menjadi
Angota kehormatan sebuah organisasi yang bernama 'Waria'.
Sedangkan Asia foundation sendiri merupakan salah lembaga donor
utama bagi LSM-LSM komprador dan pusat studi di Indonesia, termasuk
puluhan organisasi sekuler yang tergabung di dalam AKKBB. Sebagai
organisasi pendanaan, maka donasi yang diberikan TAF kepada LSM-LSM.
Sebelumnya, Eva kusuma Sundari melancarkan tuduhan tanpa bukti kepada
ustadz Abu Bakar Ba'asyir.Ia menyatakan jaringan teroris menjadikan
bisnis narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) sebagai sumber
pendanaan dalam menjalankan aksinya.
"Dikaitkan temuan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),
berupa mulai adanya praktik 'narco-terrorism' yang mengindikasikan
keterlibatan ustad Abu Bakar Ba'asyir mengendalikan dari Solo," ungkap
Eva, kepada wartawan, Sabtu (30/6/2012), di Jakarta seperti dirilis gatra. Dan menurutnya, hal ini terungkap dalam rapat BNPT dengann Pansus Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) di DPR. (bilal/arrahmah.com)




