Tempat Kelahiran Yesus Akan Ditutup?
Yerusalem Akibat fihak gereja tak mampu bayar, kemungkinan gereja tempat kelahiran Yesus akan ditutup. Ini meru...
https://randysofyanshare.blogspot.com/2012/11/tempat-kelahiran-yesus-akan-ditutup.html
Hal ini, terkait secara tradisional gereja tidak pernah dikenakan
kewajiban untuk membayar tagihan air. Tetapi, Haginon mengatakan tempat
ibadah itu berhutang selama 15 tahun.
Menurut koran Israel Maariv, ada perjanjian yang tidak tertulis
antara Gereja Ortodoks Patriarchate Yerusalem dengan Ortodoks
Patriarchate Armenia dan juga Katolik Roma ordo Franciscan, yang
bertanggung jawab dalam administrasi Gereja Makam Suci, dan seorang
mantan walikota yang menyebutkan gereja dibebaskan dari tagihan air.
Tetapi pada 2004 lalu, Hagihon mengirimkan tagihan kepada gereja
sebesar Us$950.000. Perusahaan itu mengambil alih pasokan air pada
akhir 1990an.
Patriarchate dilaporkan itu merupakan sebuah kesalahan karena
Haginon tidak memberikan tekanan agar gereja membayar tagihan itu.
Perusahaan itu kini meminta tagihan yang membengkak menjadi sekitar
U$2,3 juta termasuk bunga, harus dilunasi.
Hukum Israel Tidak Mengenal Pembebasan
Perusahaan itu belum mengambil langkah lanjutan, seperti
menghentikan pasokan air, karena tidak ingin menganggu aktivitas di
tempat ibadah tersebut, tambah dia. "Jika tidak ada yang berubah ... maka untuk pertama kalinya sepanjang peradaban, bahwa Gereja Makam Suci ditutup"
Uskup Isidoros Fakitsas, pemimpin Ortodoks Patriarchate Yunani di
gereja Makam Suci, mengatakan kepada Associated Press bahwa
kesepakatan telah dicapai dengan Haginon beberapa pekan yang lalu.
Dalam kesepakatan itu, umat gereja akan membayar tagihan bulanan dan
sisa utang akan dilupakan, kata dia. Tetapi, kejutan lain bahwa rekening
bank gereja telah diblokir, dan menyebabkan tidak dapat melakukan
pembayaran terhadap sekitar 500 pendeta, romo serta 2.000 orang guru
dan membiayai sekitar 30 sekolah.
Menurut Maariv, pelayanan lain juga akan terkena dampaknya, seperti tagihan telepon, internet dan listrik, serta makanan.
Uskup Fakitsas mengatakan Patriarchate tetap akan berjalan meski
adanya pembekuan rekening bank, dan akan mencoba mencari alernatif lain
untuk membiayai gereja meski itu sangat sulit.
Patriarch Theophilos III menulis surat kepada perdana menteri Israel
dan presiden memperingatkan bahwa "langkah yang tidak tepat ini
merusak kesucian dan menyakiti perasaan."
Dia mengatakan kepada Maariv:" Jika tidak ada yang berubah ... maka
untuk pertama kalinya sepanjang peradaban, bahwa Gereja Makam Suci
ditutup".
Kementrian pariwisata Israel menyatakan akan mencoba melakukan
mediasi dengan pihak yang berselisih, agar dicapai kesepakatan
secepatnya.
Di Israel sesama penyembah kemusyrikan konflik kepentingan, dan
saling menyerang termasuk antara kelompok ortodok dengan pemerintah
Israel. af/h




