Orang-Orang Muda Yang Gigih Menyongsong Kematian
O rang-orang tua di berbagai negara Arab dan Afrika Utara menjadi terkejut saat menyaksikan telivisi Suriah. Tiba-tiba mer...
https://randysofyanshare.blogspot.com/2012/06/orang-orang-muda-yang-gigih-menyongsong.html
Orang-orang tua di berbagai negara Arab dan Afrika Utara menjadi terkejut saat menyaksikan telivisi Suriah.
Tiba-tiba
mereka mendapatkan kabar anaknya sudah syahid di Suriah. Sebelumnya,
ketika mereka berpamitan, mereka mengatakan akan belajar di Turki atau
Lebanon. Tidak berfikir anaknya akan ikut berjihad di Suriah.
Beberapa keluarga di Tunisia, baru bisa mengerti tentang anak-anak mereka, ketika mereka melihat telivisi. Sebelumnya, tidak pernah membayangkan bahwa anaknya itu pergi berjihad.
Beberapa keluarga di Tunisia, baru bisa mengerti tentang anak-anak mereka, ketika mereka melihat telivisi. Sebelumnya, tidak pernah membayangkan bahwa anaknya itu pergi berjihad.
Mereka hanya tahu anaknya akan menuntut ilmu, dan belajar di negeri
lain. Tetapi, kenyataannya anak-anak mereka bergabung dengan
pemuda-pemuda lainnya, yang datang dari berbagai negara, dan berjihad di
Suriah.
Tunisia
menjadi tempat lahirnya revolusi di seluruh dunia Arab dan Afrika
Utara. Revolusi itu pecah, diawali ketika seorang pemuda miskin, yang
nekat membakar dirinya di depan gedung parlemen, dan kemudian menyulut
revolusi di seluruh negeri, dan kemudian rezim Zine al-Abidin pergi
selama-lamanya.
Sekarang menurut laporan banyak pemuda Tunisia yang berangkat berjihad di Suriah. Menurut
angka yang dikeluarkan oleh pemerintah Suriah, menunjukkan sebagian
besar pemuda Tunisia pergi bergabung dengan motive melawan rezim Bashar
Assad.
Situasi di Suriah ini akan semakin menenggelamkan Timur Tengah kedalam
gerakan pemberontakan yang berskala besar di Suriah. Tentu, dampaknya
nanti akan sangat mengkawatirkan terhadap tatanan baru yang muncul,
yaitu sistem demokrasi Tunisia.
Pemerintah Tunisia menjadi sangat kuatir dengan perkembangan baru itu, di mana banyaknya pemuda Tunisia yang bergabung dengan gerakan jihad di Suriah. Mereka ini berpontensi akan menganggu sistem demokrasi ang baru saja tumbuh di Tunisia.
Pemerintah Tunisia menjadi sangat kuatir dengan perkembangan baru itu, di mana banyaknya pemuda Tunisia yang bergabung dengan gerakan jihad di Suriah. Mereka ini berpontensi akan menganggu sistem demokrasi ang baru saja tumbuh di Tunisia.
Pemerintah
Tunisia yang baru di bawah Partai An-Nahdah, sudah menghadapi tantangan
yang sangat berat, yaitu tuntutan dari kelompok Salafi dan
kelompok-kelompok lainnya, yang menginginkan ditegakkannya Syariah
Islam di negeri yang baru membentuk pemerintahan.
Memang, belum diketahui dengan pasti berapa banyak pemuda Tunisia yang pergi berjihad di Suriah. Di mana kekerasan berkembang semakin kacau dalam beberapa bulan terakhir. Pemberontakan yang dimulai dengan protes damai sebagian besar kini berubah menjadi revolusi, kemudian pemberontakan bersenjata.
Tentu, yang paling ditakuti pemerintah Suriah pola "bom bunuh diri" yang sekarang menyebar dengan sangat cepat. "Bom bunuh diri" semakin umum di Suriah, dan pejabat Barat mengatakan ragu bahwa ini terkait dengan jaringan terorisme.
Memang, belum diketahui dengan pasti berapa banyak pemuda Tunisia yang pergi berjihad di Suriah. Di mana kekerasan berkembang semakin kacau dalam beberapa bulan terakhir. Pemberontakan yang dimulai dengan protes damai sebagian besar kini berubah menjadi revolusi, kemudian pemberontakan bersenjata.
Tentu, yang paling ditakuti pemerintah Suriah pola "bom bunuh diri" yang sekarang menyebar dengan sangat cepat. "Bom bunuh diri" semakin umum di Suriah, dan pejabat Barat mengatakan ragu bahwa ini terkait dengan jaringan terorisme.
Pemerintahan Suriah dengan sengaja membuat atau menyediakan ladang
bagi para pemuda Arab, berjihad, dan melakukan "bom bunuh diri", dan
dalam skala luar biasa besarnya.
Mereka
tidak ada yang takut akan kematian, dan justeru mereka sedang mencari
dan menyongsong kematian, sebagai sebuah cita-cita tertinggi mereka
yaitu : mati syahid.
Pertengahan
Departemen Luar Negeri Amerika, Mei lalu, mengeluarkan surat kepada PBB
memberikan nama 26 jihadis untuk ditangkap dan dituduh sebagai anggota
Al-Qaeda, dan 19 dari mereka adalah Tunisia.
Tunisia salah satu negara paling sekuler di dunia Arab, di bawah Zine al-Abidin, kaum Islamis dihancurkan dengna kejam.
Tunisia salah satu negara paling sekuler di dunia Arab, di bawah Zine al-Abidin, kaum Islamis dihancurkan dengna kejam.
Tapi,
di balik kehidupan sekuler dan budaya Barat, yang sangat hedonis itu,
dan banyak ekspatriat dari Perancis yang mengumbar syahwat di pantai
Tunisia yang indah, arus Islam begitu kuat, dan akhirnya saatnya
menghancurkan rezim sekuler dan hedonis.
Sekarang mereka pergi ke Suriah, Irak, dan Afghanistan, memenuhi panggilan jihad, dan ingin menemukna syahid.
Sekitar 600 jihadis asing ditemukan di daerah Sinjar di Irak, dan menunjukkan mayoritas para jihadis itu adalah warga Libya, Saudi, dan Tunisia menempati urutan pertama.
William Lawrence, analis Afrika Utara untuk International Crisis Group, mengatakan kehadiran jihadis internasional dari Tunisia jihad adalah sesuatu yang menarik dipelajari Departemen Luar Negeri, Amerika Serikat.
Sekitar 600 jihadis asing ditemukan di daerah Sinjar di Irak, dan menunjukkan mayoritas para jihadis itu adalah warga Libya, Saudi, dan Tunisia menempati urutan pertama.
William Lawrence, analis Afrika Utara untuk International Crisis Group, mengatakan kehadiran jihadis internasional dari Tunisia jihad adalah sesuatu yang menarik dipelajari Departemen Luar Negeri, Amerika Serikat.
Seorang tokoh menyerukan orang muda Tunisia melakukan perjalanan ke Suriah berjihad melawan apa yang mereka sebut sebuah rezim Syiah yang ghullat. "Ini
adalah tugas semua Muslim mendukung perjuangan rakyat Suriah melawan
despotisme," kata Bilal Chaouachi, seorang mahasiswa di Universitas
Zaytouna, Tunisia.
Bilal mengatakan jihad di Suriah digambarkan sebagai jihad yang sangat mulia melawan rezim "kafir" yang didukung oleh tentara bayaran Iran dan Lebanon, Rusia dan Cina.
Begitu banyak anak muda yang ingin segera menemukan jalan syahid, dan
kemuliaan disisi-Nya. Tidak hanya sekedar berpangku tangan, atau sekedar
dengan seruan-seruan kosong, lewat khotbah dan ceramah di masjid dan
gedung-gedung yang ber-ac.mi




