Keutamaan mendoakan kebaikan untuk sesama muslim tanpa sepengetahuannya
S alah satu tanda eratnya persaudaraan dengan sesama muslim adalah mendoakan muslim lainnya yang tidak berada di hadapannya, atau tanpa ...
https://randysofyanshare.blogspot.com/2012/06/keutamaan-mendoakan-kebaikan-untuk.html
عَنْ
أُمِّ الدَّرْدَاءِ قَالَتْ: إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: " دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ
بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ
كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ:
آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ "
Dari Ummu Darda’ dan Abu Darda’ Radhiyallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Doa
seorang muslim untuk saudaranya (muslim lainnya) yang tidak berada di
hadapannya akan dikabulkan oleh Allah. Di atas kepala orang muslim yang
berdoa tersebut terdapat seorang malaikat yang ditugasi menjaganya.
Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya
malaikat yang menjaganya berkata, “Amin (semoga Allah mengabulkan) dan
bagimu hal yang serupa.” (HR. Muslim no. 2733, Abu Daud no. 1534, Ibnu Majah no. 2895 dan Ahmad no. 21708)
Hadits
ini merupakan sebuah modal berharga bagi kita untuk banyak mendoakan
kebaikan bagi saudara-saudara muslim lainnya. Selain mendapatkan pahala
mendoakan mereka, kita juga akan mendapatkan kebaikan dari doa yang kita
panjatkan tersebut. Mendoakan kebaikan untuk sesama muslim sama halnya
dengan mendoakan kebaikan untuk diri kita sendiri, sebagaimana
dijelaskan di akhir hadits di atas. Malaikat mengamini doa kita dan
Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam menjamin bahwa Allah Ta’ala akan
mengabulkannya.




